Pada Selasa pagi, 6 Mei 2025, sebuah kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang Bojonggede, Kabupaten Bogor, ketika sebuah mobil boks terseruduk oleh Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor-Jakarta. Insiden ini menyebabkan pengemudi mobil mengalami histeria akibat kejadian yang mendadak dan mengejutkan tersebut.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan dari warga setempat, insiden terjadi sekitar
pukul 07.30 WIB. Mobil boks yang melintasi perlintasan sebidang diduga
mengalami mati mesin secara tiba-tiba di tengah rel. Meskipun pengemudi telah
berusaha untuk menyalakan kembali mesin dan mendorong kendaraan keluar dari rel,
upaya tersebut tidak berhasil sebelum KRL melintas.
KRL yang melaju dari arah Bogor menuju Jakarta tidak dapat
menghentikan laju kereta tepat waktu, sehingga tabrakan pun tak terhindarkan.
Benturan keras mengakibatkan mobil boks terdorong beberapa meter dari titik
awal tabrakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pengemudi
mobil berhasil keluar dari kendaraan sebelum tabrakan terjadi, meskipun
mengalami shock berat akibat kejadian tersebut.
Reaksi dan Penanganan
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera memberikan
pertolongan kepada pengemudi yang terlihat histeris dan syok. Petugas dari PT
Kereta Api Indonesia (KAI) dan kepolisian setempat segera tiba di lokasi untuk
melakukan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Akibat kecelakaan ini, perjalanan KRL jurusan Bogor-Jakarta
mengalami keterlambatan selama beberapa waktu. Petugas KAI bekerja cepat untuk
mengevakuasi kendaraan dari rel dan memastikan jalur kembali aman untuk
dilewati.
Imbauan Keselamatan
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat
melintasi perlintasan kereta api, terutama perlintasan sebidang tanpa palang
pintu. Pengemudi diimbau untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam
keadaan baik dan tidak memaksakan melintasi rel jika ragu dengan kondisi mesin.
Pihak berwenang juga menekankan perlunya peningkatan
keselamatan di perlintasan sebidang, termasuk pemasangan rambu peringatan dan
palang pintu otomatis untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi semua pengguna jalan
untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, khususnya saat
melintasi perlintasan kereta api. Keselamatan harus menjadi prioritas utama
dalam setiap perjalanan.

Komentar
Posting Komentar