Pada Jumat, 18 April 2025, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Citeureup mengadakan ibadah Jumat Agung di Bukit Merah Putih, sebuah lokasi yang dikenal dengan pemandangan alamnya yang indah dan suasana yang tenang. Acara ini dihadiri oleh ratusan jemaat yang datang untuk memperingati penyaliban Yesus Kristus dalam suasana yang berbeda dari biasanya.
Suasana Ibadah yang Khusyuk di Alam Terbuka
Pemilihan Bukit Merah Putih sebagai lokasi ibadah memberikan
nuansa yang berbeda dan mendalam bagi para jemaat. Dengan latar belakang alam
yang asri dan udara yang segar, ibadah berlangsung dengan khidmat dan penuh
penghayatan. Para jemaat duduk di atas tikar yang digelar di atas rumput,
sementara suara alam seperti kicauan burung dan hembusan angin menambah
kekhusyukan suasana.
Ibadah dipimpin oleh pendeta GSJA Citeureup, yang
menyampaikan khotbah tentang pengorbanan Yesus Kristus dan makna penyaliban
bagi umat Kristiani. Beliau menekankan pentingnya merenungkan kasih dan
pengorbanan Kristus, serta mengajak jemaat untuk hidup dalam kasih dan
pengampunan.
Kegiatan Tambahan yang Membangun Kebersamaan
Selain ibadah utama, acara juga diisi dengan kegiatan
tambahan seperti doa bersama, pujian dan penyembahan, serta sharing pengalaman
rohani antar jemaat. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali
persaudaraan dan membangun kebersamaan di antara jemaat.
Beberapa jemaat juga membagikan kesaksian tentang bagaimana
mereka merasakan kasih dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Kesaksian-kesaksian ini memberikan semangat dan inspirasi bagi jemaat lainnya
untuk terus setia dan percaya kepada Tuhan dalam segala situasi.
Antusiasme Jemaat dan Harapan ke Depan
Para jemaat menyambut baik penyelenggaraan ibadah di alam
terbuka ini. Mereka merasa lebih dekat dengan Tuhan dan lebih bisa merenungkan
makna pengorbanan Kristus dalam suasana yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk
kota.
GSJA Citeureup berharap kegiatan seperti ini dapat terus
dilakukan di masa mendatang, tidak hanya untuk memperingati hari-hari besar
keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar jemaat
dan memperdalam iman mereka.
Ibadah Jumat Agung di Bukit Merah Putih menjadi momen yang
berkesan bagi jemaat GSJA Citeureup, memberikan pengalaman rohani yang mendalam
dan memperkuat kebersamaan dalam komunitas gereja.

Komentar
Posting Komentar