Fasting Festival 2025 Meriahkan Lapangan Panahan Bogor dengan Perpaduan Kuliner, Musik, dan Nuansa Ramadan
Kota Bogor kembali menjadi sorotan dengan digelarnya Fasting Festival 2025, sebuah acara spesial Ramadan yang berlangsung meriah selama tiga hari berturut-turut di Lapangan Panahan, Bogor. Festival yang dimulai pada 5 April ini sukses menghadirkan berbagai hiburan dan aktivitas yang memadukan semangat Ramadan dengan seni, musik islami, dan kekayaan kuliner khas nusantara.
Festival ini merupakan bagian dari program tahunan Pemerintah Kota Bogor yang bekerja sama dengan komunitas lokal, pelaku UMKM, serta organisasi keagamaan dan budaya. Tahun ini, festival mengusung tema “Rasa, Nada, dan Makna Ramadan” yang bertujuan memperkuat nilai-nilai kebersamaan, memperkenalkan ragam budaya Islam, sekaligus membuka ruang ekspresi dan usaha bagi masyarakat Bogor.
Salah satu daya tarik utama dari Fasting Festival 2025 adalah panggung hiburan yang menghadirkan penampilan musik religi dari band-band lokal dan nasional. Pengunjung dapat menikmati lantunan nasyid, gambus, hingga kolaborasi musik kontemporer bernuansa spiritual yang menciptakan atmosfer syahdu namun tetap meriah menjelang waktu berbuka puasa.
Di sisi kuliner, pengunjung dimanjakan dengan beragam pilihan takjil dan menu berbuka puasa dari berbagai daerah, mulai dari kolak, bubur kampiun, es pisang ijo, hingga makanan khas Bogor seperti asinan dan soto mie. Ratusan stand kuliner UMKM hadir menyajikan hidangan yang menggugah selera, lengkap dengan promo paket berbuka yang ramah kantong.
Tak hanya itu, festival ini juga menyuguhkan bazar busana muslim, buku-buku islami, serta kerajinan tangan khas Ramadan seperti kaligrafi, tasbih, dan lampion hias. Workshop interaktif pun digelar, mulai dari pelatihan membuat parcel Lebaran, membatik motif Islami, hingga kelas menulis puisi Ramadan.
Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menargetkan acara ini bukan hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan sarana edukasi spiritual masyarakat. “Fasting Festival ini kami harapkan bisa menjadi ruang silaturahmi masyarakat, sekaligus meningkatkan daya beli terhadap produk UMKM lokal,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Ibu Rina Handayani.
Antusiasme warga terlihat jelas dari jumlah pengunjung yang memadati Lapangan Panahan setiap sore hingga malam hari. “Saya datang bersama keluarga. Anak-anak senang nonton musik, saya bisa belanja baju Lebaran dan sekaligus buka puasa bareng. Lengkap banget acaranya,” kata Sari, pengunjung asal Tanah Sareal.
Beragam aktivitas keluarga juga disiapkan panitia, seperti lomba mewarnai untuk anak-anak, lomba adzan, hingga talkshow bersama tokoh agama dan influencer hijrah. Seluruh acara terbuka untuk umum dan gratis, menjadikan Fasting Festival 2025 sebagai salah satu pilihan utama warga Bogor dalam mengisi waktu menjelang Idulfitri.
Dengan suasana yang hangat dan penuh makna, Fasting Festival 2025 sukses menjadi magnet baru di bulan suci bagi warga Bogor dan sekitarnya. Festival ini bukan hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan potensi ekonomi lokal yang tumbuh dalam semangat Ramadan.

Komentar
Posting Komentar