Kota Bogor kembali menyambut salah satu agenda tahunan yang paling dinantikan: Bogor Book Fair 2025. Digelar pada 15–20 Juni 2025 di area terbuka pusat perbelanjaan dan taman kota, acara ini bukan hanya ajang jual-beli buku, tapi juga ruang pertemuan bagi pencinta literasi, komunitas seni, hingga pelaku industri kreatif lokal.
Lebih dari 50 penerbit lokal dan nasional akan
berpartisipasi dalam pameran ini. Pengunjung dapat berburu buku dengan diskon
besar, dari novel best-seller hingga buku langka dan terbitan independen. Tidak
hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati berbagai agenda menarik seperti bedah
buku, bincang santai dengan penulis, workshop menulis, hingga pertunjukan seni
dan musik dari komunitas lokal Bogor.
Beberapa penulis ternama yang dijadwalkan hadir antara lain Dewi
Lestari, Tere Liye, dan Iksaka Banu. Kehadiran mereka diharapkan bisa
menginspirasi pembaca muda dan menghidupkan kembali semangat membaca di
kalangan generasi digital. Salah satu sesi yang paling ditunggu adalah "Buku
dan Kopi", di mana pengunjung dapat berdiskusi santai tentang buku sambil
menyeruput kopi racikan barista lokal. Sesi ini menjadi simbol pertemuan dua
hal yang banyak disukai anak muda: literasi dan gaya hidup modern.
Acara ini juga menjadi wadah bagi pelajar, mahasiswa, dan
penulis pemula untuk membangun jejaring. Dengan dukungan dari Dinas
Perpustakaan Kota Bogor dan kampus-kampus lokal, Bogor Book Fair 2025 ingin
menunjukkan bahwa literasi bisa hadir dengan cara yang menyenangkan dan
menyatukan banyak kalangan. Kegiatan ini diharapkan menjadi pendorong munculnya
komunitas literasi baru dan menumbuhkan budaya membaca di Kota Hujan.
Tidak hanya mempertemukan pembaca dan penulis, festival ini
juga menjadi penggerak ekonomi kreatif dengan menghadirkan puluhan booth UMKM.
Pengunjung bisa menikmati jajanan khas Bogor, membeli produk kerajinan, hingga
bergabung dalam komunitas literasi. Produk-produk lokal seperti kerajinan
tangan, makanan ringan, dan pernak-pernik bertema literasi menjadi daya tarik
tersendiri yang memperkaya pengalaman pengunjung.
Dengan konsep terbuka, inklusif, dan ramah keluarga, Bogor
Book Fair 2025 dirancang sebagai ruang literasi yang tidak membosankan. Acara
ini menunjukkan bahwa membaca bisa menjadi gaya hidup yang seru jika dibungkus
dalam atmosfer festival yang hidup dan inspiratif. Anak-anak pun bisa mengikuti
lomba mendongeng, mewarnai, dan aktivitas kreatif lainnya yang memperkenalkan
literasi sejak dini.
Bagi kamu yang rindu aroma buku baru dan suasana yang
membangun kreativitas, jangan lewatkan kesempatan langka ini. Karena di Bogor
Book Fair 2025, buku bukan hanya dibaca—tapi dirayakan. Acara ini menjadi
simbol semangat literasi yang terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat
Kota Bogor.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar