Jokowi dan PM Lee Hsien Loong Sepakati Penguatan Investasi dan Ekonomi Digital

 

Pada 29 April 2024, Presiden Indonesia Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, menggelar konferensi pers bersama di Istana Bogor. Pertemuan ini menyoroti berbagai macam kerja sama strategis antara kedua negara dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur.

sumber: rri.co.id

Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya hubungan bilateral yang semakin erat antara Indonesia dan Singapura. Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah kerja sama di bidang ekonomi dan investasi. Singapura tetap menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia, dengan berbagai proyek strategis yang tengah berjalan di sektor manufaktur, teknologi, dan energi hijau.

Kedua pemimpin juga membahas penguatan kerja sama di sektor keuangan, termasuk pengembangan ekonomi digital dan pembayaran lintas negara. Dengan semakin berkembangnya teknologi finansial, kedua negara sepakat untuk mempercepat adopsi pembayaran digital yang dapat mempermudah transaksi perdagangan dan investasi antarnegara.

Pemerintah Indonesia dan Singapura juga membahas peningkatan kerja sama dalam pembangunan kawasan industri hijau di Kalimantan, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi asing. Selain itu, kedua negara sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam sektor pariwisata guna meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia dan Singapura.

Selain ekonomi, bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian dalam pertemuan ini. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kedua negara akan memperluas kerja sama dalam pendidikan vokasi serta pelatihan tenaga kerja. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pekerja Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan industri global.

PM Singapura juga menambahkan bahwa negaranya akan terus mendukung program pertukaran pelajar dan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia. Harapannya, program ini dapat memperkuat hubungan antarwarga kedua negara dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia di masa depan.

Di bidang politik dan keamanan, Presiden Jokowi dan PM Singapura menegaskan pentingnya menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara. Kedua negara sepakat untuk terus bekerja sama dalam berbagai forum internasional, termasuk ASEAN, guna memastikan perdamaian dan keamanan di kawasan.

Konferensi pers ini menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Singapura semakin kuat dan terus berkembang. Dengan berbagai kesepakatan yang telah dicapai, diharapkan kerja sama antara kedua negara akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan ekonomi masing-masing negara.

 

Komentar